********BERKELANA****

June 14th, 2008 by sentora
wrote on Jan 8

…………………………LAMA………………………

Langkah ini tak terhitung,Semakin lama semakin jauh,
tak guna kau kumpulkan air di pematang sana,Haus dan dahaga kan tetap menyambagi mu.
lelah sudah kau berjalan,tak perlu kau berlari mengejar mengahnya Rembulan
hidup ini seperti kapal,yang harus berlayar di lautaan luas.
mampirlah di Dermaga walau sebentar,di situlah awal mula pertama kalimu
pejamkan matamu dan bayangkan kau kembali di masa lalu

Begitu kaku kau disini,
kau tidur berdiri seperti kuda,air bening tetesan matamu,setulus hatimu
kau tersenyum tapi hati mu menjerit dengan gundahnya
hilir mudik berjalan seperti ikan kau tatap potret masa lalu mu

Sudahlah,
Begitu,
itu tak guna…..!!!
jangan  bersedih karna rumput-rumputan tak bergoyang
pohon tua pun tak pernah menyapa,bahkan mereka menatap mu dengan ragu.
wajar saja,waktu sudah bergulir dengan masanya
dan kianlama tak terlihat senyum mu.

Telentangkanlah diri mu di ranjang tua itu
dekap eratlah bantal-bantal  guling  itu
dan rasakan hangatnya kasih sayang mereka yang tak berubah

Jika berlayar kembali…….
jangan lupa tengadahkan tangan,dan bersimpuhlah di setiap waktunya
mesin di kapal mu itu,pastikan termakan usia jua
tiba saatnya nanti kau kan berhenti berkelana

Nikmatilah setiap napas,bair tak tebuang sia-sia
jika nanti dia berhenti,tesenyumlah dengan tulusnya…..

chiba….japan.

 

save_resize_key = ‘reply_form_height’;
addEvent(window, ‘load’, function() { new textareaResizer(getEl(’body’)) }, false);

<!–
document.write(”);
//–>
 
<a
href="http://adserver.adtech.de/adlink|3.0|559|1478280|0|168|ADTECH;loc=300;key=key1+key2+g+key4;grp=[group]"
target="_blank"><img
src="http://adserver.adtech.de/adserv|3.0|559|1478280|0|168|ADTECH;loc=300;key=key1+key2+g+key4;grp=[group]"
border="0" width="120" height="600"></a>

cinta ku masih untuk mu

January 19th, 2008 by sentora

Yomitonvillage11

Tuhan biarkan aku berbicara dengan musuhku,walaupun  dia tak  pernah akan menyapaku dan biarlah dia dia berkata dengan pitnahan nya,serta kedengkiannya.tuhan cinta yang kau beri kini telah tertulis indah  di kerasnya hati ku.

Tuan tak usah lagi kau menyapa!!!,sekian lama kau membisu,tiada bisikan yang di bawa angin lalu atau semua terbuang bak sampah di jurang lembah.seperti liku-liku jalan hidup ku ini,