…………………………LAMA………………………
Langkah ini tak terhitung,Semakin lama semakin jauh,
tak guna kau kumpulkan air di pematang sana,Haus dan dahaga kan tetap menyambagi mu.
lelah sudah kau berjalan,tak perlu kau berlari mengejar mengahnya Rembulan
hidup ini seperti kapal,yang harus berlayar di lautaan luas.
mampirlah di Dermaga walau sebentar,di situlah awal mula pertama kalimu
pejamkan matamu dan bayangkan kau kembali di masa lalu
Begitu kaku kau disini,
kau tidur berdiri seperti kuda,air bening tetesan matamu,setulus hatimu
kau tersenyum tapi hati mu menjerit dengan gundahnya
hilir mudik berjalan seperti ikan kau tatap potret masa lalu mu
Sudahlah,
Begitu,
itu tak guna…..!!!
jangan bersedih karna rumput-rumputan tak bergoyang
pohon tua pun tak pernah menyapa,bahkan mereka menatap mu dengan ragu.
wajar saja,waktu sudah bergulir dengan masanya
dan kianlama tak terlihat senyum mu.
Telentangkanlah diri mu di ranjang tua itu
dekap eratlah bantal-bantal guling itu
dan rasakan hangatnya kasih sayang mereka yang tak berubah
Jika berlayar kembali…….
jangan lupa tengadahkan tangan,dan bersimpuhlah di setiap waktunya
mesin di kapal mu itu,pastikan termakan usia jua
tiba saatnya nanti kau kan berhenti berkelana
Nikmatilah setiap napas,bair tak tebuang sia-sia
jika nanti dia berhenti,tesenyumlah dengan tulusnya…..
chiba….japan.